Percayalah Pada Bakat dan Minatmu Sendiri

Raihlah cita-citamu setinggi langit, jangan putus asa karena kegagalan. Kegagalan adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seseorang. Dari kegagalan kita belajar bangkit dan dari kegagalan kita belajar maju mewujudkan cita-cita kita. SEMANGAT..!!! Kita pasti BISAAA...!!

Percaya Bahwa Kita Bisa Sukses Menghadapi SBMPTN

Raihlah cita-citamu setinggi langit, jangan putus asa karena kegagalan. Kegagalan adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seseorang. Dari kegagalan kita belajar bangkit dan dari kegagalan kita belajar maju mewujudkan cita-cita kita. SEMANGAT..!!! Kita pasti BISAAA...!!

Jangan Termakan Gengsi Karena Universitas Favorit

Raihlah cita-citamu setinggi langit, jangan putus asa karena kegagalan. Kegagalan adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seseorang. Dari kegagalan kita belajar bangkit dan dari kegagalan kita belajar maju mewujudkan cita-cita kita. SEMANGAT..!!! Kita pasti BISAAA...!!

Kegagalan adalah Salah Satu Kesuksesan Yang Tertunda

Raihlah cita-citamu setinggi langit, jangan putus asa karena kegagalan. Kegagalan adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seseorang. Dari kegagalan kita belajar bangkit dan dari kegagalan kita belajar maju mewujudkan cita-cita kita. SEMANGAT..!!! Kita pasti BISAAA...!!

Semangat Belajar dan Jangan Lupa Berdo'a

Raihlah cita-citamu setinggi langit, jangan putus asa karena kegagalan. Kegagalan adalah salah satu dari beberapa kunci kesuksesan seseorang. Dari kegagalan kita belajar bangkit dan dari kegagalan kita belajar maju mewujudkan cita-cita kita. SEMANGAT..!!! Kita pasti BISAAA...!!

Showing posts with label Ujian Nasional. Show all posts
Showing posts with label Ujian Nasional. Show all posts

Kunci Jawaban UN Dibanderol Rp7 Juta, Guru Ditangkap

Empat pelaku penjual bocoran kunci jawaban soal Ujian Nasional (UN) SMA tahun 2014 berhasil ditangkap jajaran Polres Karanganyar. Dari empat pelaku yang berhasil ditangkap itu terdapat seorang guru SMA swasta di Boyolali.

Polres Karanganyar melakukan gelar acara soal penangkapan pelaku penjual bocoran soal jawaban UN di Mapolres Karanganyar. Sejumlah barang bukti ditunjukkan seperti kunci jawaban UN, uang hasil transaksi jual beli bocoran kunci senilai Rp12 juta serta lima handphone.

Wakil Kepala Polres Karanganyar, Kompol Sarini mengungkapkan penangkapan pelaku berawal dari informasi masyarakat. Kemudian, petugas langsung menyelidiki di sekitar lokasi salah satu SMA Negeri di Karanganyar.

"Setelah dilakukan penyelidikan berhasil menahan dua siswa berinisial AF dan AG," kata dia kepada wartawan di Mapolres Karanganyar.

Kemudian, lanjut dia, seseorang mengirim pesan pendek ke handphone kedua siswa yang ditahan kepolisian. Pesan itu berisi bahwa bocoran jawaban akan diserahkan kepada dua siswa itu. (umi)

"Setelah itu ada pesan yang masuk kedua handphone siswa itu, polisi datang ke tempat yang disebutkan. Dua orang berinisial MRP dan GM langsung ditangkap," ujar dia.

Harga Rp7 juta


Berdasarkan keterangan dua pelaku, harga kunci jawaban dijual dengan harga Rp7 juta. "Pembayaran dilakukan secara bertahap, yaitu membayar Rp3,5 juta satu pekan sebelum ujian dan sisanya dibayar setelah selesai ujian," katanya.

Selanjutnya, Kompol Sarini mengatakan, setelah dilakukan pengembangan dari hasil pemerikaan dua pelaku ditemukan adanya anggota jaringan lainnya berinisial JS. Saat melakukan pemeriksaan kepada JS diperoleh keterangan bahwa dalam kelompoknya terdiri lima orang yaitu JS, MRP, GM, dan dua anggota lainnya yang berhasil melarikan diri. "Yang berhasil lari adalah inisial DG dan WK," katanya.

Dia mengatakan, kelompok itu memperoleh 6 kunci jawaban soal UN dengan membayar Rp6 juta. Mereka mendapatkan soal itu dari seorang guru honorer dari SMA swasta di Kabupaten Boyolali. Kunci jawaban soal UN itu dijual tidak hanya di Karanganyar, namun juga meliputi Kabupaten Boyolali, Sragen, dan Kota Solo.

Kemudian, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap guru honorer itu, mereka mendapatkan kunci jawaban soal ujian dari seseorang berinisial YS. "YS itu merupakan kepala sekolah SMA swasta di Kabupaten Boyolali. Saat ini YS masih dalam pencarian,"terang dia.

Atas tindakan tersebut, empat pelaku yang telah ditahan di Mapolres Karanganyar itu dijerat dengan pasal 322 KUHP mengenai pembocoran rahasia negara.

606 Siswa di Bengkulu Tak Ikut Ujian Nasional

Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu mencatat sebanyak 606 orang pelajar SMA sederajat di daerah itu tidak mengikuti Ujian Nasional pada 14 April dan 15 April 2014.

"Ada sebanyak 606 pelajar yang tidak ikut ujian nasional tanpa keterangan," kata Ketua Penyelenggara Ujian Nasional Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu Wahyu Dharma Priatna di Bengkulu, Rabu.

Ia mengatakan para pelajar tersebut terancam dikeluarkan atau "drop out" bila tidak ada surat keterangan sakit maupun izin.

Data yang diperoleh Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu siswa SMA/MA, SMK dan Paket C yang mengikuti ujian berjumlah 24.673 orang. "Jumlah yang hadir pada dua hari pelaksanaan UN sebanyak 24.075 orang pelajar," katanya.

Jumlah peserta UN SMA/MA Provinsi Bengkulu sebanyak 16.218 orang dan sebanyak 105 orang tidak hadir.

Rincian siswa yang tidak hadir tersebut yakni di Kota Bengkulu sebanyak 30 orang, Bengkulu Utara sebanyak empat orang, Bengkulu Selatan tujuh orang, Seluma 12 orang.

Selanjutnya di Kabupaten Kaur 10 orang, Mukomuko sembilan orang, Lebong delapan orang, Kepahiang sebanyak 11 orang, dan Bengkulu Tengah tiga orang.

Sementara data peserta UN pelajar SMK Provinsi Bengkulu berjumlah 7.030 orang. Dari jumlah tersebut, yang tidak mengikuti UN sebanyak 110 orang.

Ia mengatakan di Kota Bengkulu siswa SMK yang tidak hadir sebanyak 31 orang, Rejanglebong sebanyak 47 orang, Bengkulu Selatan sebanyak sembilan orang, Seluma empat orang, Kaur 12 orang, Mukomuko satu orang, Kepahiang enam orang.

Sedangkan peserta UN Paket C di Provinsi Bengkulu sebanyak 1.425 orang peserta, yang tidak hadir sebanyak 391 peserta dengan rincian di Kota Bengkulu sebanyak 35 orang. Peserta paket C yang tidak hadir di Kabupaten Bengkulu Utara sebanyak 60 orang,

Rejanglebong sebanyak 66 orang, Bengkulu Selatan sebanyak empat orang, Seluma sebanyak 82 orang.Selanjutnya di Kabupaten Kaur sebanyak 17 orang, Mukomuko sebanyak 65 orang, Lebong 28 orang dan Kepahiang sebanyak 34 orang.

Daftar SBMPTN 2014 Online